Selasa, 01 Februari 2011

Penyangkalan

Aku tidak merindukanmu, tidak sama sekali. Tapi sekujur tubuhku meronta mencari kehangatan yang raib sejak kamu melangkah pergi. 

Aku tidak merindukanmu, sedikitpun tidak. Tapi seisi nyawa mencari selaksa aroma yang sempat memenuhi paru-paruku sore itu. ketika kamu mengajak aku menentang pancaran.

Aku tidak merindukanmu, Sumpah, tidak. Hanya saja, separuh malam aku habiskan untuk menangis mengenangmu, sisanya aku terlelap memimpikanmu.

Aku tidak merindukanmu, tidak sama sekali, tidak!. Tapi setiap jengkal sukma mendamba belaimu.

Hahaha, lalu sebaiknya aku beri nama apa perasaanku ini??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar