haha,dan memang hanya itu yang bisa aku lakukan sejauh ini, cuma merenungi. paling pol ya menyesali. setelah itu semua kembali seperti rutinitas, tidak ada perubahan. kadang sampai aku bingung sendiri, apa mungkin ada hal lain yang menguasai diri saya selain "saya" sendiri?. kenapa begitu sulitnya setitik kesadaran merasuki saya?
selintas pikiran konyol sempat mengudara diantara ide-ide gila lainya, atau mungkin saya harus mendatangi dukun atau kyai untuk minta dibershkan aura?,
saking tidak mengertinya saya terhadap "saya".
ada apa dengan saya?
untuk sementara hanya satu kalimat normal itu saja yang malpu saya ucap.-.-